Selasa, 08 Juli 2014

PUISI

Cahaya


Terbelenggu dalam ruang hampa
sunyi dan senyap
menyelimuti setiap perasaan dalam diam
setiap buih-buih hitam pun mematikan segala pandangan

lalu hati ini mengoyak dalam dada
seakan ingin melompat ke jurang yang terdalam
kepedihan ini menghantui setiap langkahku
hingga datangnya cahaya yang menusuk dalam kegelapan

Iya, cahaya itulah dirimu
ku terpaku dalam tubuh lusuh ini
terdiam di setiap cahaya yang kau pancarakan
seolah membiusku jauh dari kehampaan itu

yang menghancurkan setiap detik hari-hariku
lalu kau membekukan semua luka yang membekas
seolah sesosok yang dilahirkan kembali
dan siap menjalani semuanya bersama cahaya

oleh: Thomi Akbar  

0 komentar:

Posting Komentar

 
;