Minggu, 28 Juni 2015 0 komentar

Hubungan Manusia Hidup dan Mati

     Manusia adalah makhluk hidup yang dicipatakan oleh tuhan yang maha esa dengan mempunyai akal dan nafsu. Tentunya manusia tidak tercipta begitu saja oleh suatu partikel beserta energy ataupun melalui perkembangan manusia purba yang para ilmuwan kemukakan pada jaman dahulu. Sehingga, kita sebagai manusia sudah sepatutnya untuk menyembah tuhan dengan selalu mengikuti ajaran serta menjauhi larangannya.

         Dalam pelaksanaannya, ada sekitar 5 agama yang mempunyai ajaran dan keyakinannya masing masing. Sehingga terkadang muncul selisih paham antara beberapa agama dengan agama lainnya. Walaupun begitu, ajaran yang diajarkan pada tiap kitab masing masing berisi kebaikan untuk setiap umatnya. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk saling bertoleransi dengan agama lain.

          Manusia tidak luput dari kehidupan dan kematian. Yang mana kedua hal tersebut sudah ditakdirkan sejak mereka lahir. Tidak akan ada yang tau kapan manusia akan meninggal. Manusia diberikan kehidupan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk dimanfaatkan sebaik mungkin dengan mengumpulkan amalan amalan baik dan menjadi individu yang berguna. Dimana hal hal tersebut akan berpengaruh kepada kehidupan kita di akhirat.

       Tetapi, hal sederhana yang sering dilupakan oleh manusia yaitu adalah mensyukuri apapun yang telah didapatkan nya didunia ini. Ada dua tipe manusia yang tidak mensyukuri apa yang telah didapatkannya.
        
Yang pertama adalah manusia yang tamak dan rakus akan kekuasaan, harta, dan jati diri. Sehingga mereka selalu merasa kekurangan walaupun sudah mempunyai kekayaan yang berlimpah, yang orang lain inginkannya. Kesombongan adalah sifat yang membuat rasa bersyukurnya pudar dan membuat seolah olah dialah yang terbaik dari yang terbaik dengan melupakan akhirat.

Yang kedua adalah manusia yang serba kekurangan yang membuatnya depresi hingga ada yang sampai bunuh diri. Tuhan menganjurkan kita untuk bersyukur atas apa yang kita dapat. Karna diluar sana ada orang lain yang menginginkan berada diposisi kita sekarang.

Berikut adalah contoh ayat suci al-quran yang berhubungan dengan hidup dan mati.
Artinya: sesunggahnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik baiknya

Dari ayat tersebut, tuhan menganjurkan kita untuk selalu bersyukur dengan apa yang kita punya. Karna tuhan menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik baiknya. Kesimpulannya, kita sebagai manusia tidak boleh sombong dan ria terhadap harta, kekuasaan, dll. Karna semua yang kita punya tidak lain hanyalah titipan dari Allah swt yang segalanya akan kembali kepadaNYA.

             
Jumat, 26 Juni 2015 0 komentar

MANUSIA

Manusia adalah suatu individu yang mempunyai akal dan nafsu. Dalam agama, manusia diartikan sebagai makhluk hidup yang diciptakan oleh tuhan untuk menyembahNYA. Manusia tidak bias disamakan dengan makhluk hidup lain nya. Karna manusia mempunyai akal dan bentuk yang sempurna. Sehingga bisa berkembang dari jaman ke jaman.
Seiring perkembangan yang dilakukan oleh manusia, tentu diantaranya ada yang bersifat positif maupun negative. Dari segi positif bias dilihat dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan yang membuat manusia menjadi lebih cerdas. Dari segi negative, dengan perkembangan teknologi tersebut, manusia tidak memperhitungkan alam yang dirusak karna perbuatannya. Sebagai contoh yaitu pemanasan global.

Unsure unsure yang membangun manusia

            Unsure unsure dapat dibedakan menjadi dua, yaitu unsure jasmani dan rohani. Jasmani manusia meliputi seluruh tubuh yang dapat digerakan serta dimanfaatkan. Manusia tidak lepas dari nafsu. Unsure jasmani ini adalah alat bagi manusia untuk menjalankan berbagai aktifitas. Yang baik maupun yang buruk.
            Oleh karna itu, semua tergantung kepada rohani suatu individu tersebut. Jika rohani mereka tidak sehat. Maka hal hal buruk bisa saja dilakukannya. Sebaliknya, jika rohani mereka dalam keadaan sehat, maka kita akan terhindar dari hal hal buruk yang menyesatkan suatu individu.     

Hakikat Manusia

            Hakiat merupakan suatu kebenaran. Jadi dapat dikatakna juga bahwa hakikat manusia adalah kebenaran yang melekat pada manusia tersebut. Pengertian manusia secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial. Karena bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain. Pada manusia terdapat suatu perasaan yang sudah ada secara fitrah/ alami, yaitu perasaan tentang ada suatu kuasa dan kekuatan Tuhan.
            Hakikat manusia juga dapat dikatakan Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial. Dan juga merupakan Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai selama hidupnya. Yang mana mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.

Manusia dengan Makhluk Lain


            Dalam hal ini tentu sudah jauh berbeda jika membedakan manusia dengan makhluk lain. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, manusia memiliki akal dan nafsu. Dimana akala digunakan untuk berpikir dalam melakukan berbagai aktifitas. Sedangkan nafsu, adalah gejolak atau hasrat yang dilakukan tanpa merisaukan resiko dalam melakukan berbagai aktifitas.
Sabtu, 06 Juni 2015 0 komentar

Hakikat Manusia

Hakikat Manusia

            Hakiat merupakan suatu kebenaran. Jadi dapat dikatakna juga bahwa hakikat manusia adalah kebenaran yang melekat pada manusia tersebut. Pengertian manusia secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial. Karena bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain. Pada manusia terdapat suatu perasaan yang sudah ada secara fitrah/ alami, yaitu perasaan tentang ada suatu kuasa dan kekuatan Tuhan.
            Hakikat manusia juga dapat dikatakan Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial. Dan juga merupakan Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai selama hidupnya. Yang mana mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.

Kaitan Manusia dan Kebudayaan

            pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
            Jadi dari situ kita dapat dikaitkan bahwa kebudayan merupakan suatu landasan ataupun sesuatu yang pada dasar nya telah tertanam dalam setia individu manusia

Perubahan Kebudayaan

            Positif:

Kemajuan pengetahuan dan teknologi
hal ini memungkinkan setiap manusia dapat berpikir lebih maju dan modern. Sehingga dapat memungkinkan manusia lebih efesien dan efektif dalam menggunakan waktu yang mereka punya.

Sebagai contoh yaitu kendaraan bermotor.
Dengan adanya kemajuan teknologi ini, manusia tidak perlu lagi menghabiskan waktu lebih lama untuk menempuh jarak yang jauh. Sehingga, manusia dapat menggunakan waktu nya lebih efektif atau lebih banyak dengan hal hal yang bermanfaat lainnya.

Negative:

Pengaruh pergaulan yang bebas
            Hal ini dapat memungkinkan manusia pada khusus nya yang beruumur remaja untuk melakukan hal hal yang diluar batas dan kendali yang seharusnya. Sehingga dapat merusak pola pikir nya yang seharusnya digunakan lebih baik lagi.

Sebagai contoh yaitu seks bebas

            Seks bebas ini sebagian besar merupakan pengaruh kebudayaan yang ditularkan oleh wilayah barat. Seks bebas ini sudah menjadi hal yang lumrah untuk remaja yang sedang menuju masa puberty nya. tentu nya hal ini tidak baik secara agama maupun social dalam masyarakat.




 
;