Manusia adalah suatu
individu yang mempunyai akal dan nafsu. Dalam agama, manusia diartikan sebagai
makhluk hidup yang diciptakan oleh tuhan untuk menyembahNYA. Manusia tidak bias
disamakan dengan makhluk hidup lain nya. Karna manusia mempunyai akal dan bentuk
yang sempurna. Sehingga bisa berkembang dari jaman ke jaman.
Seiring perkembangan
yang dilakukan oleh manusia, tentu diantaranya ada yang bersifat positif maupun
negative. Dari segi positif bias dilihat dengan perkembangan teknologi dan
pengetahuan yang membuat manusia menjadi lebih cerdas. Dari segi negative,
dengan perkembangan teknologi tersebut, manusia tidak memperhitungkan alam yang
dirusak karna perbuatannya. Sebagai contoh yaitu pemanasan global.
Unsure
unsure yang membangun manusia
Unsure
unsure dapat dibedakan menjadi dua, yaitu unsure jasmani dan rohani. Jasmani manusia
meliputi seluruh tubuh yang dapat digerakan serta dimanfaatkan. Manusia tidak
lepas dari nafsu. Unsure jasmani ini adalah alat bagi manusia untuk menjalankan
berbagai aktifitas. Yang baik maupun yang buruk.
Oleh
karna itu, semua tergantung kepada rohani suatu individu tersebut. Jika rohani
mereka tidak sehat. Maka hal hal buruk bisa saja dilakukannya. Sebaliknya, jika
rohani mereka dalam keadaan sehat, maka kita akan terhindar dari hal hal buruk
yang menyesatkan suatu individu.
Hakikat Manusia
Hakiat merupakan suatu kebenaran. Jadi dapat dikatakna juga bahwa hakikat
manusia adalah kebenaran yang melekat pada manusia tersebut. Pengertian manusia
secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial. Karena
bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain.
Pada manusia terdapat suatu perasaan yang sudah ada secara fitrah/ alami, yaitu
perasaan tentang ada suatu kuasa dan kekuatan Tuhan.
Hakikat manusia juga dapat dikatakan Individu yang sangat dipengaruhi oleh
lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai
dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial. Dan juga
merupakan Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang
tidak pernah selesai selama hidupnya. Yang mana mampu mengarahkan dirinya ke
tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan
nasibnya.
Manusia
dengan Makhluk Lain
Dalam
hal ini tentu sudah jauh berbeda jika membedakan manusia dengan makhluk lain. Seperti
yang sudah dibahas sebelumnya, manusia memiliki akal dan nafsu. Dimana akala
digunakan untuk berpikir dalam melakukan berbagai aktifitas. Sedangkan nafsu,
adalah gejolak atau hasrat yang dilakukan tanpa merisaukan resiko dalam
melakukan berbagai aktifitas.


0 komentar:
Posting Komentar