Jumat, 26 Juni 2015

MANUSIA

Manusia adalah suatu individu yang mempunyai akal dan nafsu. Dalam agama, manusia diartikan sebagai makhluk hidup yang diciptakan oleh tuhan untuk menyembahNYA. Manusia tidak bias disamakan dengan makhluk hidup lain nya. Karna manusia mempunyai akal dan bentuk yang sempurna. Sehingga bisa berkembang dari jaman ke jaman.
Seiring perkembangan yang dilakukan oleh manusia, tentu diantaranya ada yang bersifat positif maupun negative. Dari segi positif bias dilihat dengan perkembangan teknologi dan pengetahuan yang membuat manusia menjadi lebih cerdas. Dari segi negative, dengan perkembangan teknologi tersebut, manusia tidak memperhitungkan alam yang dirusak karna perbuatannya. Sebagai contoh yaitu pemanasan global.

Unsure unsure yang membangun manusia

            Unsure unsure dapat dibedakan menjadi dua, yaitu unsure jasmani dan rohani. Jasmani manusia meliputi seluruh tubuh yang dapat digerakan serta dimanfaatkan. Manusia tidak lepas dari nafsu. Unsure jasmani ini adalah alat bagi manusia untuk menjalankan berbagai aktifitas. Yang baik maupun yang buruk.
            Oleh karna itu, semua tergantung kepada rohani suatu individu tersebut. Jika rohani mereka tidak sehat. Maka hal hal buruk bisa saja dilakukannya. Sebaliknya, jika rohani mereka dalam keadaan sehat, maka kita akan terhindar dari hal hal buruk yang menyesatkan suatu individu.     

Hakikat Manusia

            Hakiat merupakan suatu kebenaran. Jadi dapat dikatakna juga bahwa hakikat manusia adalah kebenaran yang melekat pada manusia tersebut. Pengertian manusia secara umum adalah manusia sebagai makhluk pribadi dan makhluk sosial. Karena bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain. Pada manusia terdapat suatu perasaan yang sudah ada secara fitrah/ alami, yaitu perasaan tentang ada suatu kuasa dan kekuatan Tuhan.
            Hakikat manusia juga dapat dikatakan Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial. Dan juga merupakan Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai selama hidupnya. Yang mana mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.

Manusia dengan Makhluk Lain


            Dalam hal ini tentu sudah jauh berbeda jika membedakan manusia dengan makhluk lain. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, manusia memiliki akal dan nafsu. Dimana akala digunakan untuk berpikir dalam melakukan berbagai aktifitas. Sedangkan nafsu, adalah gejolak atau hasrat yang dilakukan tanpa merisaukan resiko dalam melakukan berbagai aktifitas.

0 komentar:

Posting Komentar

 
;